Suatu malam, aku berpikir.
Ya, malam ini harus kuungkap.
KONSPIRASI, sebuah rahasia.
Seribu tahun penzaliman massal yang mengakar di dalam otak bodoh keluguan manusia.
Tutup matamu dengan kenyataan! Nilai keadilan yang kau agungkan tidak BERLAKU disini!
Demokrasi hanya sebatas goresan pendosa yang berlindung pada nilai Sang Nabi. Aku mati! Aku mati!
Gurat kekecewaan menjadi takdir. Pendewasaan macam apa jika saat menjadi tua 'DISINI', idealismeku dimatikan oleh kenyataan!
Berjuang tanpa menang, tapi berjuang untuk menangisi kepuasan. HINA!
Aku menjadi Hina, bersama jiwa kobar perjuangan yang tunduk pada kemunafikan. Kau bersembunyi dibalik tembok Kebajikan KAWAN, mana mungkin aku melawan.
Kehidupan negeri yang sudah mendidikku menjadi orang tak merdeka, yang memaksaku mencari kembali apa makna KEADILAN. Ya, semua SEMU!
Senyum itu, semangat itu. Aku bukan bilang itu kau, aku bilang tentang MEREKA. Aku tidak peduli pada apa yang kau lakukan, tapi aku pantang terhadap mereka. Mereka yg membelenggu pemikiran dan mendominasi keadilan.
Suatu saat akan kutemukan keadilan. Jika hancur adalah syaratnya, maka akan kuhancurkan.. Kuhancurkan..
30 Januari 2012
No comments:
Post a Comment